30 November 2022

Banmujer, Bank Peduli Perempuan

0Shares

Masuknya kapitalis membawa dampak kemiskinan bagi rakyat Venezuela. Ditambah lagi dengan hadirnya neoliberalisme yang menyebabkan rusaknya lapangan ekonomi, alhasih pengangguranpun merajalela. Tidak terkecuali kaum perempuan juga ikut merasakan dampaknya. 

Namun revolusi Bolivarian telah mengeluarkan rakyat Venezuela dari kemiskinan dan pengangguran. Lewat revolusi koperasi, Chavez berhasil menurunkan angka pengangguran dari 18 persen ditahun 2003 menjadi 14,5 persen ditahun 2004, dan 11,5 persen ditahun 2005.

Koperasi adalah model ekonomi yang diterapkan sebagai kebijakan di Venezuela. Koperasi memiliki potensi untuk memerangi pengangguran dan menjadikan usaha ekonomi yang tahan lama. Selain itu koperasi juga dapat menghasilkan kebutuhan yang lebih baik daripada perusahaan-perusahaan kapitalis. Koperasi berprinsip pada kerja solidaritas, kerja sama dan bebas eksploitatif, berbeda dengan kapitalisme yang individulisme, mencari efisiensi dan keuntungan untuk  perusahaan mereka sendiri. Selain itu gerakan koperasi dapat membangun sosialisme.

Dibawah pemerintahan Chavez unit-unti koperasi semakin bertambah jumlahnya. Ditahun 1998 ketika Chavez baru menjabat ada 762 koperasi yang terdaftar dengan 20.000 anggota. Jumlah ini terus meningkat, ditahun 2001 ada 1000 koperasi, ditahun 2002 ada 2000 koperasi dan ditahun 2003 ada 8000 koperasi. Pengawas Koperasi Nasional (SUNACOOP) melaporkan, ditahun 2006 ada 108.000 jumlah koperasi yng terdaftar dengan jumlah anggota 1,5 juta orang.

Terhadap kaum perempuan di Venezuela, yang mengalami banyak diskriminasi akibat dari struktur sosial yang masih menganggap perempuan sebagai masyarakat kelas dua, sehingga perempuan yang paling dominan mengalami penindasan, baik dilapangan politik, ekonomi maupun budaya, serta upaya untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran, pemerintah Chavez menciptakan bank pengembangan perempuan Banmujer yang didirikan pada tanggal 8 Maret 2001 yang ditujukan untuk melayani perempuan-perempuan miskin di Venezuela.

Banmujer memberikan layanan finansial dan non-finansial. Pada layanan finansial Banmujer memberikan pinjaman mikro dengan bunga yang rendah dan disubsidi oleh pemerintah. Pinjaman ini digunakan untuk pembentukan dan pengembangan koperasi dan usaha. Pinjaman ini tidak diberikan secara individu, tetapi secara kelompok yang terdiri dari lima sampai sepuluh perempuan.

Banmujer mengajarkan kaum perempuan untuk mandiri dangan menentukan sendiri jenis usahanya yang sesuai dengan kebutuhan di daerahnya. Sebagai petunjuk, bank ini memberikan seorang promotor yang memandu kerja usaha disetiap kelompok.

Disini ada tiga peranan yang dilakukan promotor, yakni: 1) promotor membantu para perempuan mengarahkan dalam merancang usaha-usaha yang sesuai dengan ekonomi mereka, berpotensial dan kompatibel dengan situasi daerah mereka. 2) membuat koperasi, dimana setiap kelompok diberikan rekening pribadi untuk kelompoknya. 3) memberikan pelatihan intensif kepada kelompok mengenai pengolahan bisnis usaha yang dikelolah.

Walaupun koperasi ini berbentuk simpan pinjam, namun ada hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. Produk yang dikelolah adalah produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dipasarkan dengan harga yang murah. Dengan ini perempuan-perempuan akan memperoleh penghasilan dan dapat menutupi pinjaman.

Tujuan Banmujer adalah mendorong kaum perempuan untuk bekerja sama, berprinsip pada solidaritas, dan bekerja secara kolektif. Menghilangkan mental individualisme, mengubah model kapitalis dengan membentuk koperasi.

“kami bekerja dengan prinsip kemanusiaan, tidak seperti kapitalisme. Kapitalisme adalah instrument untuk mengahsilkan kekayaan. Dalam pereekonomian yang berorientasi sosial, ekonomi yang melayani orang bukan orang yang melayani ekonomi,” kata Nora Castaneda, Presiden Banmujer.

Pada layanan non-finansial, bank ini menawarkan pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan perempuan. Contohnya adalah penyediaan pelatihan administrasi untuk calon pengusaha, pelatihan kesehatan dan keluarga berencana, pengembangan diri untuk kewirausahaan, serta lokakarya yang mendorong perempuan untuk lebih tampil dalam ruang politik.

Sisi positif lain dari Banmujer adalah tidak hanya untuk membawa kemajuan ekonomi, tetapi untuk mengorganisir perempuan agar lebih peka terhadap kesetaraan gender. Pelatihan lokakarya yang diberikan Banmujer kepada perempuan Venezuela memberikan perspektif humanistik terhadap upaya peningkatan kesetaraan gender. Berbeda dengan bank-bank lainnya, hanya memberikan uang kemudian dihabiskan. Banmujer memberikan pelayanan pemberdayaan terhadap perempuan untuk lebih berpartisipasi dalam politik.

“kredit mikro adalah alat untuk mengumpulkan dan mengoragnisir kaum perempuan, agar terjadi perubahan-perubahan nilai didalamnya. Ini adalah alasan untuk menjangkau perempuan dengan tujuan lokakarya memberikan nilai positif dengan mereka, melalui mereka, dan untuk mereka,” kata Castaneda.

Hingga sekarang sudah banyak manfaat yang dirasakan kaum perempuan Venezuela dengan hadirnya Banmujer. Lebih dari 20.000 lebih pekerjaan telah diciptakan dan lebih dari 6.000 pinjaman mikro telah diberikan.

Rini

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai