30 November 2022

API Kartini Manado Refleksi Peringatan Hari Kartini

0Shares

API Kartini Manado tergabung bersama Aliansi Gerakan Perempuan Indonesia mengadakan aksi rally dari Patung Wolter Monginsidi sampai Patung God Bless dalam Rangka Refleksi Hari Kartini pada Sabtu, 21 April 2018.

Aliansi Gerakan Perempuan Indonesia mencatat bahwa dalam peringatan Hari Kartini tahun ini kondisi perempuan masih memprihatinkan karena angka diskriminasi terhadap perempuan masih cukup tinggi.

“Hingga seabad peringatan Hari Kartini, ternyata angka diskriminasi terhadap perempuan masih cukup tinggi, baik di wilayah domestik maupun di wilayah publik,” kata Marline Jurubasa, Ketua API Kartini Manado.

Menurut Marline, angka kasus kekerasan seksual yang dilaporkan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bila tahun lalu kasus kekerasan seksual menempati urutan ketiga, tahun ini angka kekerasan seksual menempati urutan kedua.

“Kekerasan seksual yang paling banyak dialami perempuan adalah dalam bentuk perkosaan sebanyak 80% (2.399 kasus), dalam bentuk pencabulan sebanyak 20% (601 kasus), dan pelecehan seksual 10% (166 kasus).

Marline menegaskan bahwa sudah saatnya kita merecovery mindset publik bahwa perempuan bukan hanya sebagai pelengkap harmonisasi sosial di ranah rumah tangga saja, tetapi negara harus menempatkan perempuan sebagai bagian dan subjek pembangunan publik.

Dalam kesempatan ini, DPK API Kartini Manado dan Aliansi Gerakan Perempuan Indonesia bersatu menyatakan sikap untuk menolak segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan anak termasuk menolak Tindak Perdagangan Manusia.

Aksi dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari DPK API Kartini Manado, KORPRI, PMII Cabang Manado, KOHATI, HMI, LMND, IMALEGA , IPMKB, HIPMA-HALTENG.***

 

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai