21 Februari 2024

Indonesia Merdeka Kekerasan Seksual: Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

0Shares

Senin, 9 Agustus 2021 – Indonesia akan merayakan hari kemerdekaan yang ke-76 pada tanggal 17 Agustus 2021. Ada banyak sekali pengalaman-pengalaman korban kekerasan seksual dalam proses mencari keadilan dan juga sudah lebih dari 12 tahun perjuangan masyarakat melalui berbagai kampanye menyuarakan agar Indonesia merdeka dari pelecehan seksual dengan meminta negara segera men-sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual! 

Agustus adalah bulan dimana Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan. Tahun 1945, arti merdeka itu bebas dari penjajahan kolonialisme. Pada tahun 2021, arti merdeka bagi The Body Shop® Indonesia bersama dengan masyarakat adalah Indonesia merdeka dari pelecehan seksual dengan men-sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Sejak tahun lalu The Body Shop® Indonesia konsisten mengambil bagian memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan dimana ingin berjuang agar Indonesia merdeka dari kekerasan seksual. The Body Shop® fokus memperjuangkan kesetaraan perempuan melalui Kampanye No! Go! Tell! (Katakan Tidak, Jauhi, Laporkan!)

The Body Shop® Indonesia bersama para mitra yakni Yayasan Pulih, Yayasan Plan International Indonesia, Magdalene, dan Makassar International Writers Festival (MIWF) melihat bahwa perjuangan masih panjang dalam. Untuk itu, seluruh pihak masih terus mengawal dan melanjutkan perjuangan ini melalui kampanye Stop Sexual Violence Tahap Kedua yakni Kampanye No! Go! Tell! (Katakan Tidak, Jauhi, Laporkan!). Kampanye yang memiliki fokus secara penuh pada pencegahan (prevention) dan pemulihan (recovery) korban.

Sejak bulan Juni 2021 The Body Shop® Indonesia dan para mitra melalui Kampanye No! Go! Tell! telah menggelar berbagai kelas edukasi dan series webinar bagi kalangan mahasiswa, pekerja, pelajar dan masyarakat umum. The Body Shop® Indonesia bersama Yayasan Pulih telah melakukan series webinar yang fokus kepada pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dari hulu ke hilir. Kolaborasi dengan Magdalene telah menggelar berbagai kelas kreatif khususnya dikuti kaum muda untuk membuat karya dalam bentuk artikel, podcast, video dan essay. Program edukasi dalam bentuk 8 kelas edukasi setiap minggu telah digelar dan masih akan berlangsung sebagai bagian dari kolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia). Kelas edukasi fokus dengan peserta siswa SMP&SMA serta kelas edukasi khusus guru tentang pencegahan kekerasan seksual dan penerapan No! Go! Tell!. Dari segi tools The Body Shop® Indonesia juga telah meluncurkan buku dongeng No! Go! Tell! dengan judul “Saat Tiara Dalam Bahaya” sebagai pentuk edukasi pencegahan kekerasan seksual bagi anak.

Kampanye No! Go! Tell! masih akan berlangsung dan melaksanakan beberapa kelas edukasi, webinar bersama dengan impact partners untuk terus mengedukasi dan mengajak bersama-sama berbagai kalangan publik dalam mendukung pengesahan RUU PKS untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang bebas dari kekerasan seksual.

Suzy Hutomo, Owner & Executive Chairperson The Body Shop Indonesia mengatakan “The Body Shop® Indonesia konsisten dan fokus memperjuangkan kesetaraan perempuan hal ini kami sudah lakukan sejak tahun lalu.

“Kesetaraan bagi perempuan adalah nilai yang kami perjuangkan sebagai masalah sosial utama yang kami angkat dan kampanyekan dengan harapan Indonesia merdeka dari kekerasan seksual. Melalui Kampanye No! Go! Tell! The Body Shop® Indonesia bersama para mitra melanjutkan kampanye tahap kedua dengan menjangkau lapisan masyarakat lebih  luas lagi, mulai dari anak-anak dan pelajar, mahasiswa, hingga lingkungan perkantoran, dengan fokus utama yaitu edukasi dan tindak pencegahan kekerasan seksual melalui  mekanisme dasar, No! Go! Tell!. Melalui  mekanisme perlindungan diri dasar yang diciptakan dalam kampanye ini diharapkan bisa  menjadi mekanisme yang melindungi masyarakat ketika menghadapi situasi yang rawan kekerasan seksual. Semangat yang terkandung di dalam No! Go! Tell! adalah menemukan kekuatan dan kemampuan merespon suatu keadaan yang genting. Dan, di tengah gelombang pandemi yang hantamannya sedang kita semua rasakan, No! Go! Tell! dapat menjadi sumber kekuatan diri, untuk melindungi sesama.” Ujar Suzy.

Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop® Indonesia mengatakan “The Body Shop® Indonesia mengambil peran dengan mengedepankan harapan dan kemampuan kita untuk bekerja sama dalam melindungi diri dan sesama. “No! Go! Tell! – kampanye Stop Sexual Violence sebagai konsistensi dan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang bebas dari kekerasan seksual. Dalam Kampanye No! Go! Tell!, kami akan lebih banyak mengedukasi masyarakat dan publik tentang bagaimana mengatasi isu kekerasan seksual, terutama dalam hal pencegahan. Edukasi lanjutan seperti inilah yang nantinya akan menjadi perisai kita bersama untuk mencegah lebih banyak lagi terjadi kasus kekerasan seksual di Indonesia yang dapat dilakukan mulai dari perlindungan diri dan teman terdekat terlebih dahulu.

Ratu Ommaya, Head of Values, Community & Public Relations The Body Shop® Indonesia mengatakan dalam proses kelas edukasi dan webinar yang telah kami laksanakan sejak Juni kami menemukan banyak sekali cerita baik dari guru, murid SMP dan SMA dimana mereka sangat rentan terhadap kekerasan seksual.

Kampanye No! Go! Tell! terdapat dua aspek yaitu Prevention (Pencegahan) dan Recovery (Pemulihan). Untuk aspek Prevention (Pencegahan), tujuan utamanya yaitu membuat mekanisme keamanan bagi  semua perempuan dan perempuan muda dalam mencegah mereka dari bahaya kekerasan  seksual. Sedangkan untuk aspek Recovery (Pemulihan), The Body Shop® Indonesia menggandeng Yayasan Pulih dalam menciptakan ruang aman (safe space) dan program pemulihan bagi korban kekerasan seksual, khususnya kaum perempuan maupun remaja perempuan. Katakan Tidak (No!) – Pahami apa saja bentuk kekerasan seksual dan berani berkata TIDAK jika  mengalami tindak kekerasan seksual. Jauhi (Go!) – JAUHI pelaku dan pergi dari tempat yang membuat Anda tidak nyaman dan  segera cari tempat yang lebih aman.  Laporkan (Tell!) – LAPORKAN kejadian kepada pihak atau orang yang Anda percayai. Didukung  dengan informasi lengkap mengenai Yayasan/Lembaga/komunitas yang dapat menampung  pengaduan atas situasi kekerasan seksual agar para korban mendapat rasa tenang dan aman. (*)

Humaira

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai