19 April 2024

MF Nurhuda Y: Pentingnya Menjaga Pilar Kerukunan dan Bernegara

0Shares

Pekalongan – Sebagai salah satu upaya penguatan sikap toleransi dimasyarakat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dapil Jateng X MF Nurhuda Y gelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kec. kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (26/9/22).

Dalam kesempatan tersebut Nurhuda menjelaskan Indonesia merupakan negara kepulauan yang masing-masing daerahnya memiliki keragaman budaya sendiri-sendiri. Kunci dari kesatuan dan persatuan rakyat Indonesia adalah toleransi dan sikap saling menghormati.

“Sebagai negara multikultural, masyarakat Indonesia diharapkan memiliki sikap toleransi dan saling menghormati agar kerukunan masyarakat dapat tercipta” Terangnya.

Nurhuda menjelaskan pentingnya masyarakat Indonesia dapat memahami 4 pilar kabangsaan agar tidak mudah dibecah belah oleh informasi yang berkembang.

“Di era digital sekarang ini, kita harus jeli dalam menyaring informasi yang berkembang dimedia sosial. Banyak informasi dimedia sosial yang menggiring keranah saling mencurigai dan memberikan berita hoak, sehingga potensi menimbulkan pecah belah antar masyarakat. Maka pemahaman tentang pilar kebangsaan menjadi salah satu filter dalam menyaring informasi yang berkembang.” Jelasnya.

Lebih lanjut, Nurhuda menjelaskan isi sari 4 pilar kebangsaan agar masyarakat bisa menangkal segala informasi yang bisa memecah belah kerukunan masyarakat Indonesia.

“Isi dari 4 pilar kebangsaan pertama adalah Pancasila sebagai penolakan terhadap nilai yang tidak sesuai sila Pancasila. Misalnya, tindakan terorisme yang memaksakan kehendak lewat kekerasan. Hal tersebut bertentangan dengan nilai toleransi.” Lanjutnya.

“Kedua merupakan Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) adalah hukum dasar tertulis, konstitusi Pemerintahan Negara Republik Indonesia. Sila ketiga adalah singkatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri dari Sabang sampai Merauke. Dan terahir, Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu.” Terangnya.

Mengahiri acara sosialisasi 4 Pilar, Nurhuda mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam menyebarkan pemahaman 4 Pilar kebangsaan agar kerukunan masyarakat Indonesia terus terjaga. (SR)

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai