3 Oktober 2023

Saatnya Kaum Rebahan Bisa Menjadi Pahlawan

0Shares

Fenomena urban heat island (UHI) merupakan suatu fenomena yang banyak dikaji oleh para pengkaji iklim di dunia, termasuk di Indonesia. hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya suhu kawasan pusat kota dibandingkan dengan kawasan di sekitarnya.

Berdasarkan beberapa penelitian diketahui bahwa fenomena ini merupakan salah satu sumber utama yang menyebabkan terjadinya peningkatan suhu bumi atau pemanasan global (Tursilowati, 2012).

Urban heat island ini semakin mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan kota yang berperspektif kapitalis, tidak pro terhadap kelestarian ekosistem, haus rente, laba dan penggandaan plus pencurian nilai lebih.

Beberapa hari ini masyarakat banyak mengeluhkan siang hari yang lebih panas dari biasanya. Masyarakat terutama di perkotaan seperti Jabodetabek, Bandung, Medan, Semarang, Makassar dan Surabaya pasti merasakannya. Apalagi suhu udara sering tak bersahabat, bahkan tercatat suhu panas mencapai 36┬░Celcius.

Andai saja pepohonan di perkotaan tidak dipangkas demi pembangunan sirkuit, stadion, mall atau pembuatan seni instalasi yang boros anggaran.

Andai saja setiap ada pembangunan, diwajibkan adanya pohon perindang dan ruang terbuka hijau sebesar 30% misalnya.

Andai saja edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat tentang pola hidup hijau yang saling menopang dengan ekosistem di sekitarnya menjadi komitmen penyelenggara pemerintahan kota.

Mungkin keluh kesah yang merupakan hasil panen dari perbuatan masyarakat urban itu sendiri ini tidak akan terjadi.

Namun ada sedikit upaya yang akan cukup berguna demi mengurangi dampak fenomena urban head island ini. Apakah itu? Upaya mengurangi dampak UHI dapat dilakukan diantaranya dengan: penghematan, mengurangi penggunaan energi yang tidak ramah lingkungan seperti listrik, kendaraan, alat-alat elektronik, aktivitas ekstraktifisme, dan lainnya.

Satu hal lagi, manusia disarankan mengurangi atau meminimalisir kegiatan. So, ini adalah kesempatan terbaik buat kamu kaum rebahan dan mageran untuk menjadi pahlawan bagi peradaban!

Penulis: Mila Nabilah

Editor: Humaira

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai