25 Juli 2024

Sri Astari Rasjid: Seniman dan Diplomat Perempuan Indonesia

0Shares

Oleh: Ayu Wulandaru

Sri Astari Rasjid adalah seorang perempuan kelahiran Jakarta 26 Maret 1953 dan wafat pada 11 Desember 2022 lalu. Beliau adalah seorang perempuan, seniman, dan diplomat yang sangat menginspirasi.

Dalam presentasinya di TedTalk, Ia yang pada saat itu sedang mendapat mandat sebagai duta besar Indonesia untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara menyampaikan:

Artists express their political and their social views through their arts, diplomacy is an art too. The art of diplomacy means to paint peace and harmony on the world’s canvas. Cultural diplomacy is not only organizing cultural events but applying the soft power of culture to strengthen unity of humanity” (Rasjid, 2019).

Astari menjelaskan betapa powerfulnya seni itu. Ia menegaskan ketika ada teman sesama diplomat yang mencoba untuk merendahkannya karena Ia tidak memiliki latar belakang politik.

“Saya adalah seorang seniman, saya akan melakukan diplomasi dengan cara saya, yakni dengan keindahan”, tuturnya.

Pendidikan

Sebagai seorang seniman beliau menamatkan pendidikan di bidang seni di beberapa negara. Astari menyelesaikan pendidikan fashion design di Lucy Clayton School of Fashion, London, Inggris pada tahun 1987.

Kemudian melanjutkan pendidikannya di University of Minnesota, Amerika pada 1988, lalu memperdalam ilmu lukisnya di Royal Collage of Art, London, Inggris (Astari Rasyid, 2016). Tak mengherankan Astari Rasjid melahirkan berbagai macam karya seni yang luar biasa.

Karya

Karya-karya Astari Rasjid banyak yang bertemakan kesetaraan gender. Beberapa karyanya dapat dilihat di Galeri Nasional, antara lain ada Perempuan Tangguh (2000), Ever Ready Secretary (2000), A New Task of Saraswati, Abandoning Virility (2002), dan 9 Pearls from Heaven.

Dalam karya-karyanya tersebut Astari Rasjid ingin menunjukkan bahwa perempuan juga dapat menjadi kuat sebagaimana laki-laki, perempuan adalah indah sebagaimana adanya, dan khususnya pada karyanya yang diberi judul 9 Pearls from Heaven Ia ingin menunjukkan keragaman budaya di Indonesia hal tersebut ditunjukan pada patung-patung yang menggambarkan keberagaman.

Yakni berasal dari latar belakang agama, kepercayaan dan spiritual yang berbeda hadir dalam sebuah wayang Kayu Wayang Golek berukuran 2 meter dengan berbagai kostum dari seluruh Indonesia. Mereka adalah: Dewi Sri, Maryam, Khadijah, Asiah, Dewi Saraswati, Fatimah, Hajar, Kuan Im, Thahirah dan Ratu Jawa tersembunyi di Laut Selatan, Kanjeng Ratu kidul (Sri Astari Rasjid).

Karya Sri Astari Rasjid (kiri) “Formula #1 Perempuan Tangguh”, 2000, 75,5 x 147 cm, media campuran pada kanvas. ⁣(kanan) “Ever Ready Secretary”, 2000, 75,5 x 147 cm, media campuran pada kanvas (dyptich) (Novita, 2021).
Karya Sri Astari Rasjid “9 Pearls from Heaven” 2022. Acrilic on carved wood, synthetic hairs, jewelleries, traditional costumes and fybric (Sri Astari Rasjid).

Sri Astari Rasjid Sebagai Diplomat

Sri Astari Rasjid tidak hanya cemerlang namanya di dunia seni dan budaya, Ia juga seorang diplomat yang handal. Sri Astari Rasjid pernah menjadi duta besar KBRI untuk Bulgaria, Albania dan Makedonia selama 2016-2020.

Selama itu pula Sri Astari Rasjid mengimplementasikan diplomasi budaya di negara tersebut. Astari memulai diplomasinya dengan menyelenggarakan berbagai pameran seni dan budaya Indonesia.

Lalu pada tahun 2017 ia menginisiasi Asian Festifal di Bulgaria. Di acara tersebut terdapat beberapa negara di Asia yang terlibat antara lain: China, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Palestina, Pakistan, Saudi Arabia, Kuwait, South Korea, Philippines, Thailand, Uni Emirat Arab, Bangladesh, and Vietnam.

Dalam pameran tersebut Indonesia pun memamerkan kesenian seperti barong Bali, wayang, tarian tradisional dari Sulawesi dan Sumatera, serta angklung. Di acara tersebut juga terdapat makanan, kain, serta kopi khas Indonesia.

“Asian Festival akhirnya menjadi festival tahunan di Bulgaria”. (Widodo, 2019).

Apa hasil dari diplomasi budaya yang dilakukan oleh Sri Astari Rasjid? Pada akhir masa jabatannya Ia memperoleh bintang penghargaan Madara Horseman-1st Degree dari Presiden Bulgaria, Rumen Radev. Diplomasi budaya telah melahirkan hubungan yang harmonis antara Indonesia dan Bulgaria.

Selain itu, diplomasi budaya Sri Astari Rasjid menghasilkan peningkatan nilai perdagangan bilatarel antara Indonesia dan Bulgaria hingga 200% (KBRI, 2020).

Masyarakat akan terus mengenang Sri Astari Rasjid sepanjang masa karena jasa dan karyanya yang luar biasa. Diplomasi budaya menjadi jalan yang baik untuk Indonesia dalam menjalankan hubungan dengan negara lain.

Indonesia memiliki banyak budaya dan kekhasan yang harusnya apabila dikenalkan dengan baik dapat meningkatkan perekonomian warga lokal dan membawa nama baik Indonesia di kancah dunia. Namun, hal tersebut akan menjadi mimpi belaka apabila kita tidak melestarikan seni dan budaya. Sehingga seni dan budaya sebagai jati diri bangsa akan luntur dan tergantikan oleh produk budaya asing.

Hal tersebut akan mengancam identitas Indonesia. Pemerintah perlu menganggap serius isu ini dan memikirkan strategi pemanfaatan budaya Indonesia. Dan kita sebagai Warga Negara Indonesia berkewajiban untuk mengenal budaya sendiri serta nguri-uri budaya tersebut. (*)

Bibliography

  • Astari Rasyid. (2016). Retrieved December 21, 2022, from Arsip IVVA: http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/astari-rasyidKBRI. (2020, June 6).
  • Dubes RI Sofia Dianugerahi Bintang Penghargaan oleh Presiden Bulgaria. Retrieved December 21, 2022, from KBRI: https://kemlu.go.id/sofia/id/news/7384/dubes-ri-sofia-dianugerahi-bintang-penghargaan-oleh-presiden-bulgariaNovita, D. (2021, April 21).
  • Hari Kartini: Sri Astari Rasjid Perempuan Tangguh Indonesia. Retrieved December 21, 2022, from Kemendikbud: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/galerinasional/merayakan-hari-kartini-untuk-perempuan-tangguh-indonesia/Rasjid, S. A. (2019, May 9).
  • Diplomacy and peace begin with culture. (S. A. Rasjid, Performer) Tedx, Vitosha, Bulgaria.Sri Astari Rasjid. (n.d.). Retrieved December 21, 2022, from Galeri Nasional: https://galnasonline.id/indonesian-women-artists/perupa/sri-astari-rasjidWidodo, W. S. (2019, June 19).
  • Indonesia Sukses Pukau Pengunjung Asian Festival di Bulgaria. Retrieved April 22, 2021, from detik travel: https://travel.detik.com/travel-news/d-4592702/indonesia-sukses-pukau-pengunjung-asian-festival-di-bulgaria
0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai