Oleh: Milla Joesoef
Membasuh aku dengan sastra jendra
Rihlahku menerima mata dari cindera
Tak cedera meski berkalang nanah di luka
Ludah tak mau asal kuhantam di muka
Siapa paduka? Apa itu kuasa?
Mana nalar logika? Renik, jasad dan raga
Apakah jagad? Ada dan tiada
Pada sisa, ku bercanda sepenuh nalar-raga
Tamak aku tak punya, bahkan tak punya mahu
Hanyalah kosong, pada semesta tak berbuntu

Terkait
Artery Performa Menyuarakan Bumi yang Terluka Lewat Album Perdana
Memecahkan Kesunyian Lewat Film Suamiku Lukaku
Seni Berkelanjutan ala Deniz Sağdıç