17 April 2024

Pergerakan (Not) Public Property

0Shares

Otonomi tubuh termasuk jiwa beserta integritasnya adalah hak setiap manusia. Hak ini biasanya sering terabaikan, tidak disadari dan dilanggar. Perempuan seringkali mengalami pengabaian, ketidaksadaran dan pelanggaran hak tersebut. Oleh karena itu, VoB ingin terlibat menjadi salah satu dari kelompok perempuan yang berjuang dengan lantang mempertahankan hak atas otonomi tubuh. VoB memulai perjuangan ini dengan menulis sebuah lagu yang berjudul “(Not) Public Property”.

Baca juga: VoB, Dari Mimpi Hingga Suar yang Terang

Kolaborasi Musisi Perempuan

Lagu ini lahir sebagai upaya aktivisme VoB bersama Woman of The World Foundation (WOW Foundation). WOW adalah sebuah jaringan dan gerakan internasional perempuan. VoB dan Wow mengawali kerjasama pasca pertemuan telekonferensi pada awal 2021 yang membahas rancangan kolaborasi aktivisme tentang isu perempuan. Selain mengajak VoB, WOW juga mendirikan WOW Sounds sebagai upaya lainnya untuk menyukseskan jaringan aktivisme dengan menggaet para musisi perempuan dan non-biner di seluruh dunia.

WOW tertarik mengajak VoB setelah mendengarkan lagu “School Revolution” yang berisi kritik tentang rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia. WOW Sounds telah terselenggara pada Hari Perempuan Internasional tahun 2022. VoB juga mempunyai empat kegiatan penting pada hari tersebut yaitu merilis lagu (Not) Public Property yang telah tayang di kanal YouTube WOW Sounds dan platform digital VoB.

Baca juga: Voice of Baceprot, Semangat Pembuktian dan Dukungan

Menggalang Dana untuk Korban Kekerasan Seksual

Peluncuran gerakan advokasi (Not) Public Property menyebarkan pesan video dari tokoh-tokoh perempuan Indonesia hingga dunia melalui media massa dan media sosial. Menggalang dana untuk korban pelecehan dan kekerasan seksual, serta memberikan keuntungan penjualan lagu-lagu VoB termasuk (Not) Public Property kepada penyintas kekerasan seksual.

Gerakan Not Public Property melibatkan perempuan dari berbagai bidang mulai musisi, pengusaha, penari, penyair, aktor, dan filmmaker. VoB juga mengajak penggemarnya untuk terlibat dalam gerakan ini melalui video testimoni. Gerakan ini mengajak para perempuan untuk mengekspresikan kekhawatiran tentang otonomi tubuh. Gerakan ini sebagai bentuk dukungan VoB terhadap sesama penyintas kekerasan seksual.

“Kami amat merasakan yang korban rasakan dan turut berempati. Kami berusaha menunjukkan kepedulian melalui lagu ini. Kami juga punya ketakutan kalau kekerasan seksual akan semakin parah ke depannya. Menurut kami yang harus digalakkan adalah edukasi tentang kekerasan seksual,” ungkap Marsya.

VoB juga pernah membantu advokasi dan mencarikan rumah aman bagi beberapa penyintas kekerasan seksual yang mengadu secara langsung terhadap mereka.

Berikut adalah lirik lagu: Not Public Property

God hold my tears, when I see a girl crying
She lost her trust, to the world and to the source of her love
Where did the kind angel go when she needed it so bad
Even though the angel is gone but I won’t be silent when she’s blamed

Our body is not public property
We have no place for the dirty mind
Our body is not public property
We have no place for the sexist mind

Everyone has the right to live safely
But why do people ignore it
They are still busy, talking ‘bout dressing appropriately
(Because) We are forced to obey by unwritten fucking rules
And we are tired of things that people said to be good

This is how the fight will be remembered
And this is how the voice getting stronger and louder
This is how the fight will be remembered
And this is how the voice getting stronger and louder
This is how the fight will be remembered
And this is how the voice getting stronger and louder
This is how the fight will be remembered
And this is how the voice getting stronger and louder

Our body is not public property
We have no place for the dirty mind
Our body is not public property
We have no place for the sexist mind

Dirty mind
(No place for the) Sexist mind
(No place for the) Dirty mind
(No place for the) Sexist mind

Penulis: Bagus HD dan SZ Nufus

Editor: Humaira

*Inilah adalah tulisan edisi keempat Bagus HD dan SZ Nufus yang ditayangkan oleh suluhperempuan.org. Tunggu tulisan selanjutnya…

Baca juga: VoB (Voice of Baceprot): Perempuan di Antara Ritus Racauan

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai