24 Juni 2024

Tilikan Musikalitas Voice of Baceprot

0Shares

Musik VOB adalah musik cadas yang sangat eklektik. Mempunyai lirik-lirik kritis ala pemikiran mereka dengan penggabungan unsur-unsur musik oldskool heavy metal,  nu metal,  reggae, thrash metal, funk, alternative rock, grunge, sedikit unsur melodic punk rock dan sedikit sentuhan proggresive metal.  

Lucunya, sebagian menilai VoB tidak berkonsep matang dalam bermusik. Karena terlalu eklektik sehingga dianggap masih mengalami kebingungan musiknya mau diarahkan ke mana. Gaya bermusik mereka terpengaruh oleh beberapa band & musisi dunia, seperti Rage Againts The Machine, System of A Down, Tool, Red Hot Chilli Peppers, Judas Priest, Slipknot, One Minutes-Silence, Sepultura, Slayer, Dream Theatre dan Muse.

Beberapa orang mengatakan gaya bermusik VoB lebih mirip seperti Band Primus & Faith No More. Sementara yang lain mengatakan seperti pencampuran RATM, RHCP dan SOAD. Ada juga yang menilai riff gitar seperti Pantera dan Black Sabbath. Bahkan sebuah kanal youtube “Metal Professor”, melihat musik VoB berbeda dari kebanyakan, tetapi tetap ini bisa dinilai sebagai metal.  

Pemilihan musik cadas sebagai genre yang diusung dalam bermusik menjadi salah satu hal tricky bagi grup ini. Sebabnya, kebanyakan fans VoB adalah laki-laki dari usia 30-an akhir hingga 50-an. Awalnya VoB mengaku sangat kesulitan menggaet pasar Gen Z dan khususnya perempuan. Meskipun lirik-lirik lagu berisi mengenai kesetaraan gender serta kritisnya Gen Z dalam mendobrak tatanan sosial. Kemungkinan penyebabnya adalah karena musiknya terinfluensi oleh band cadas 80-an hingga 90-an yang dianggap kurang update dalam tren generasi kekinian.

Baca Juga: Voice of Baceprot, Semangat Pembuktian dan Dukungan

Hanya saja ada angin segar buat VoB di Head In The Cloud Jakarta 2022, Synchronize Fest 2022, Jogjarockarta 2022, Hellprint 2023 dan Jakarta Fair 2023. Di luar dugaan, Gen Z yang kebanyakan menjadi penonton di lima event tersebut ternyata sangat antusias menyambut VoB. Bahkan ada Baladceprot (sebutan untuk fans VoB) perempuan yang sing along keras-keras. Sepanjang penampilan, para penonton tanpa komando membentuk koor, melakukan moshing dan melakukan crowd surfing. Ini membuat takjub bahkan bagi VoB sendiri. Ketiga mojang Garut ini akhirnya diterima oleh generasinya yang memiliki tren musik cadas yang berbeda.

Dalam suatu wawancara di beberapa kanal Youtube, mereka sedang berusaha untuk tidak mengkotak-kotakan musik. Mereka membebaskan pendengar mau menyebut musik mereka sebagai rock, metal, funk, atau apapun bebas saja. Mereka ingin menjadi merdeka dalam berkarya, tanpa ada sekat-sekat genre, yang penting mereka bahagia dalam bermusik dan menyuarakan apa yang menjadi keresahan mereka selama ini.

Jika harus menjawab pertanyaan mengenai genre yang diusung, mereka dengan tegas menjawab “hip metal funky”. Istilah genre hip metal funky ini sengaja mereka cetuskan sendiri karena berawal dari selera musik yang berbeda – beda pada tiap personel. Marsya memiliki kegemaran terhadap hip-hop termasuk di dalamnya rap. Widi Sang Pembetot Bass yang gemar menggunakan teknik Slapping Bass lebih suka terhadap musik funk, Siti Sang Penabuh Drum justru yang paling cinta terhadap trash metal. “ Daripada berantem, mending tiga genre itu kita satuin untuk musik VOB”, jawab Siti dalam sebuah wawancara.

Baca Juga: VoB, Dari Mimpi Hingga Suar yang Terang

Album Pertama RETAS

Bergabung dalam label 12Wired, sampai dengan ulasan ini ditulis, VoB telah merampungkan album pertamanya dan dirilis pada Bulan Juli 2023 dengan tajuk “RETAS”. Track list dalam album “RETAS”, antara lain School Revolution, God Allow Me (Please) To Play Music (versi rekaman studio & versi live featuring The Resonanz Children Choir ), (Not) Public Property, P.M.S, What’s The Holy ( Nobel) Today, Age Oriented, Kawani dan The Enemy of Earth is You.

VoB tentu dengan penuh pertimbangan memilih tajuk album dengan kata “RETAS”. Konon kata ini sudah digadang-gadang VoB dan Abah Ersa sejak beberapa tahun silam. Menurut KBBI, dituliskan beberapa sublema dari retas: meretas: 1. memutuskan benang-benang pada jahitan: meretas kelim 2. membuka (surat) dengan pisau; 3. membedah atau membelah kulit (karung dsb.); 4. menebangi pohon untuk membuat jalan; merintis; merentas; 5. Menembus dengan merusak dinding dsb;. Selain bermakna sudah putus benang jahitannya dan terbuka jahitannya (kelimnya dsb), dalam KBBI juga dituliskan makna lain dari retas secara kata benda yang digunakan dalam bidang geografi dan geologi: tubuh kumpulan batuan beku yang menerobos dengan memotong batuan lain. 

Di antara semua sublema kata “retas”, VoB lebih mengutamakan definisi dalam bidang geografi dan geologi. Itu melambangkan bagaimana band ini melihat diri mereka sendiri dan kumpulan lagu dalam album merupakan manifestasi tekad kuat mereka untuk membebaskan diri dan mengukir jalan mereka sebagai band, sebagai musisi, dan sebagai perempuan mandiri. 

“Kami telah menjadi batu sekarang. Dikeraskan, kaku, dan menjadi kaku karena semua doktrin dalam pikiran kita. Tetapi melalui musik dan persahabatan kami, kami menjadi tercerahkan sepenuhnya bahwa ini harus ditebang, diretas dan dipatahkan”, ujar Marsya dalam suatu wawancara suatu media luar negeri.

Ada beberapa tembang-tembang yang sudah mereka ciptakan tidak masuk dalam daftar lagu pada album, tetapi pendengar bisa mengetahui dan menikmatinya lewat beberapa footage live resmi maupun tidak resmi. Misal Kentut Merdeka, Tuman, The Otherside of Metalism dan Rumah Tanah Tak Dijual.

The Otherside of Metalism, lagu ini hanya beberapa kali ditampilkan saat pementasan dan cukup menarik perhatian penggemar VoB. Dalam The Otherside of Metalism, nuansa percampuran antara thrash metal & groove metal sangat kental sekali dan beberapa bagian mengingatkan kita pada lagu-lagu System of A Down. Vokal Marsya yang terkesan imut, tetiba berubah seperti monster saat dia melakukan teknik vokal scream di bagian akhir lagu.

Baca Juga: VoB (Voice of Baceprot): Perempuan di Antara Ritus Racauan

Penulis: Bagus HD dan SZ Nufus

Ilustrasi Gambar: Bagus HD

Editor: Humaira

0Shares
×

Salam Sejahtera

× Hai