Hukum di Kuba jelas mengenai hak-hak ini. Orang membutuhkan konsistensi dalam pendidikan, latihan dan pertahanan mereka. Karena perlu mengubah mentalitas dan laki-laki, menetapkan nilai-nilai baru dan mengatasi prasangka, seperti yang diingatkan oleh pemimpin , Vilma Espín. Ini akan selalu terjadi
tugas yang tertunda, untuk membebaskan.
Admin
Sejak kemenangan Revolusi Kuba pada tanggal 1 Januari 1959, terjadi hal baru. Proyek sosial, dengan...
Sebelum revolusi, sebelum tahun 1959, di mana Kuba diabaikan oleh hukum dan undang-undang,didiskriminasi dalam berbagai...
Perlu disebutkan bahwa kenyataannya akan berbeda tanpa campur tangan blokade ekonomi dan komersial dan finansial, yang diberlakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat, yang menghambat pembangunan negara dan individu. Khususnya, ini adalah bentuk kekerasan terhadap Kuba, yang berdampak besar pada pelaksanaan penuh hak-hak mereka.
Astaga, “Apa-apaan ini… Bukankah setiap manusia baik laki-laki, maupun perempuan memiliki hak atas hasrat dan libido seks. Lantas kenapa demikian?” Tanyaku dalam gumam. Aku kan hanya perempuan biasa, yang juga mengharapkan kenikmatan atas tubuhku, bukan menjadi perempuan yang melayani tanpa kerelaan keakuanku, juga kemauan tiap mereka laki-laki yang menginginkan hubungan intim. Bahkan hal tersebut, menurutku merupakan keadaan yang manusiawi atas kepemilikan tubuh seseorang. Namun aku bersama Raih kembali menyatu dalam pelukan, di tengah keheningan malam.
Jakarta -16 Hari aktivisme melawan Kekerasan terhadap perempuan sudah berakhir, akan tetapi output atau dampak...
Jakarta – Sampul bergambarkan punggung seorang perempuan di taman dengan risleting di punggungnya. Mungkin cukup...
Jakarta – Peluncuran laporan akhir tahun LBH APIK Jakarta 2023 berlangsung pada hari Kamis (8/12/2023)...
12 Perempuan penulis menelanjangi patriarki. Bukan untuk menunjukan keseksiannya, tapi kebobrokan, kebohongan, kemunafikan, ketidakmampuan mengendalikan syahwat dan kekejiannya. - Dewi Nova (Artivis)
“Saya betul-betul memimpikan Indonesia yang anak bangsanya semua merdeka khususnya dari kekerasan seksual,” ujar Myra Diarsi. Myra mengungkapkan bahwa pada ruang jumpa tersebut, dirinya merasa sedikit emosional. Dalam perhelatan yang diinisiasi oleh Kementerian PPPA, IDN Times dan Yayasan Kalyana Shira itu ia menyampaikan bahwa ia sudah mengurusi perihal kekerasan seksual sejak tahun 1984 dan menyampaikan rasa marah dan kecewanya pada peristiwa perkosaan perempuan Tionghoa di tahun 1998.
