Kita bisa belajar dari masa lalu, bagaimana Kongres Perempuan menjadi ruang untuk menyatukan agenda perjuangan perempuan sehingga bisa lebih signifikan dalam mempengaruhi kebijakan-kebijakan Negara.
Politik Perempuan
Padahal, seorang penyair Jerman, Bertolt Brecht, pernah bilang: “buta terburuk adalah buta politik”. Sebab, mereka yang buta politik tidak tahu kalau berbagai hal yang menyangkut hajat hidupnya, dari urusan tempat tinggal hingga biaya hidup, bergantung pada keputusan politik.
Oleh: AJ Susmana* Ribut-ribut politik Indonesia sekarang yang modern tampak ujung-ujungnya justru seperti keributan politik...
Membicarakan soal politik adalah seperti sebuah konstelasi rumah tangga dengan beban yang belum terselesaikan, namun...
Dalam rangka menyemarakkan Hari Kartini yang bertepatan pada 21 April, aktivis perempuan yang tergabung dalam...
Oleh: Fen Budiman* Mencermati gerakan perempuan hari ini, selain menguatnya hegemoni kultur patriarki, problem...
Oleh: Rini Hartono* Derap langkah politik perempuan sejak 2014 hingga sekarang, yang diukur dengan...
