20 Juli 2024

Headline

5 min read
Ia melanjutkan, “Rilis gelombang keempat berfokus pada: Bagaimana kita menjadi inklusif? Bagaimana kita punya sekutu? Bagaimana kita benar-benar fokus pada kesetaraan sejati bagi semua perempuan? Karena kita tahu gelombang feminisme lain telah mengabaikan perempuan.” Dengan menjadi lebih inklusif, para feminis di seluruh dunia telah mampu membuat kemajuan besar dalam menarik perhatian dan mengatasi beragam permasalahan yang mempengaruhi perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. Di AS, Women's March dan perhitungan rasial tahun 2020 adalah dua gerakan yang mana kaum feminis memainkan peran besar. “Kami melihat perempuan terwakili di… di banyak tempat berbeda, memegang begitu banyak tingkat kekuasaan berbeda yang belum pernah kita lihat sebelumnya,” kata Nunes, menunjuk pada pencapaian Wakil Presiden Kamala Harris dan Hakim Agung Ketanji Brown Jackson. .
Dalam hal ini, kehadiran Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) akan menjadi salah satu yang diatur dalam UU tersebut. “Bagi pemberi kerja sendiri, dia harus punya kepastian hukum. Jangan (baru) 3 hari, (pekerjanya) sudah ngacir gitu. Kemudian yang direkrut secara tidak langsung melalui penyalur ini dapat pelatihan-pelatihan dasar lah. Yang (jadi) baby sitter ngerti jenis susu apa, makan pendamping apa, siklus bayi bagaimana. Kalau dia nyuci, dia ngerti diterjennya apa, jenis kainnya apa, jangan asal hajar aja,” tutupnya.
https://www.insideindonesia.org/editions/edition-136-apr-jun-2019/the-palu-earthquake
6 min read
Oleh karena itu, perencanaan dan tanggapan bencana harus memperhitungkan kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak. Upaya untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi bencana, memperkuat peran mereka dalam pengambilan keputusan, dan menyediakan layanan khusus seperti perlindungan anak dan kesehatan reproduksi menjadi kunci untuk mengurangi dampak yang mereka alami selama dan setelah bencana gempa bumi.
×

Salam Sejahtera

× Hai