Astaga, “Apa-apaan ini… Bukankah setiap manusia baik laki-laki, maupun perempuan memiliki hak atas hasrat dan libido seks. Lantas kenapa demikian?” Tanyaku dalam gumam. Aku kan hanya perempuan biasa, yang juga mengharapkan kenikmatan atas tubuhku, bukan menjadi perempuan yang melayani tanpa kerelaan keakuanku, juga kemauan tiap mereka laki-laki yang menginginkan hubungan intim. Bahkan hal tersebut, menurutku merupakan keadaan yang manusiawi atas kepemilikan tubuh seseorang. Namun aku bersama Raih kembali menyatu dalam pelukan, di tengah keheningan malam.
Suluh Perempuan
Jakarta -16 Hari aktivisme melawan Kekerasan terhadap perempuan sudah berakhir, akan tetapi output atau dampak...
Jakarta – Sampul bergambarkan punggung seorang perempuan di taman dengan risleting di punggungnya. Mungkin cukup...
Jakarta – Peluncuran laporan akhir tahun LBH APIK Jakarta 2023 berlangsung pada hari Kamis (8/12/2023)...
12 Perempuan penulis menelanjangi patriarki. Bukan untuk menunjukan keseksiannya, tapi kebobrokan, kebohongan, kemunafikan, ketidakmampuan mengendalikan syahwat dan kekejiannya. - Dewi Nova (Artivis)
16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP) adalah perayaan yang diperingati oleh perempuan di...
Hai hai pembaca Suluh Perempuan! Senang sekali bisa berjumpa dengan kalian dalam tulisan saya kali...
Sobat SuPer, tahukah kamu apa mitos dan fakta tentang perempuan? Nah, mitos dan fakta tentang...
Sebuah utas yang dikirim melalui akun @zanatul_91 memberikan informasi mengenai kasus perkosaan yang menimpa salah...
Selama 3 (tiga) tahun terakhir Hayati memberikan les pelajaran gratis di rumahnya. Dengan peralatan sederhana...
