23 Agustus 2026

Headline

6 min read
Jumlah PRT di Indonesia berdasarkan Survei ILO dan Universitas Indonesia tahun 2015 berjumlah 4,2 Juta (tren meningkat setiap tahun). Angka cukup besar sebagai pekerja yang selama ini tidak diakui dan dilindungi
3 min read
"Total rekap nasional pemilih dalam dan luar negeri dengan 514 kab/kota, 128 negara perwakilan, jumlah kecamatan 7.277, jumlah desa/kelurahan 83.731, jumlah TPS/TPSLN, KSK, Pos 823.220, jumlah pemilih laki-laki 102.218.503 dan pemilih perempuan 102.588.719 perempuan  Dengan total pemilih laki-laki dan perempuan 204.807.222," tutur Betty. 
Pada 25 September 2022, Kuba menyetujui Undang-Undang Keluarga baru dalam sebuah referendum, yang mencabut undang-undang yang berlaku sejak tahun 1975. Undang-undang baru ini membawa negara ini memasuki abad ke-21 sehubungan dengan hukum keluarga, hak-hak reproduksi, kekerasan dalam rumah tangga, hak-hak anak, hak menjadi ibu dan ayah, hari tua, penyandang disabilitas, dan masih banyak lagi.
Sebagaimana dinyatakan secara eksplisit dalam Pasal 44 Konstitusi Kuba, yang dirancang pada tahun 1976, “Negara menjamin perempuan mempunyai peluang yang sama dengan laki-laki untuk mencapai partisipasi penuh perempuan dalam pembangunan negara.”
3 min read
Jika dicermati undang-undang yang telah disahkan, terlihat banyak ketentuan yang terkandung di dalamnya, seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Undang-undang ini mencakup sejumlah undang-undang yang diundangkan pada tahun 2020 yang kemudian diajukan ke Mahkamah Konstitusi dan dinyatakan inkonstitusional dengan syarat. Selanjutnya diundangkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penciptaan Lapangan Kerja, dan selanjutnya sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, diundangkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pembentukan Peraturan Negara. Apa hubungannya perdebatan isu UU Cipta Kerja dengan UU PPRT? Kaitannya, isi UU PPRT sangat tidak sesuai dengan isi UU Cipta Kerja, namun RUU PPRT belum disahkan.
3 min read
Hukum di Kuba jelas mengenai hak-hak  ini. Orang membutuhkan konsistensi dalam pendidikan, latihan dan pertahanan mereka. Karena perlu mengubah mentalitas  dan laki-laki, menetapkan nilai-nilai baru dan mengatasi prasangka, seperti yang diingatkan oleh pemimpin , Vilma Espín. Ini akan selalu terjadi tugas yang tertunda, untuk membebaskan.